Páginas

fitrah manusia

hakikatnya fitrahnya manusia itu adalah kepada kebaikan.
dari lubuk hati manusia itu selalu merindukan kedamaian dan ketenangan.
ada waktu ketika manusia tewas dengan nafsu dengan berbuat kejahatan
yang menghancurkan nilai-nilai kemanusiaan dalam agamanya.
namun Allah telah mengingatkan,
“Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah); (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” [al-Rum,30:30]
ramai diantara kita yang melupakan fitrah insaniyah (kemanusiaan)
dan mengikut nafsu.
padahal Allah telah mengecam jiwa-jiwa yang mengikut nafsu,
“Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya? atau apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami. Mereka itu tidak lain, hanyalah seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat jalannya.”[al-furqan,25:43-44]
betapa hina dan sedihnya gelaran yang disematkan Allah kepada para pemuja nafsu.
mahukah kita digelar sebegitu dari pandangan Allah.
Semoga kita termasuk dalam golongan manusia-manusia 
yang sentiasa berusaha menjaga fitrah insaniyah kita, 
nafsu itu hanya mengaruskan manusia menuju kajahatan dan kesengsaraan.

lalui hidup dan kehidupan di dunia ini dalam bimbingan wahyu Ilahi.
bukan nafsu yang memakan diri.
peringatan kemas buat diri .

manusia yang kejam itu
hanya bertuhankan nafsu semata.
saya sangat tidak suka dan sedih
  

2 messages:

Unknown

moga hati-hati ini merindukan WajDNya

nuradisya

moga-moga..sentiasa..=')